ANALISIS HAMBATAN DALAM TRANSISI REKAM MEDIS MANUAL KE REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT BALA KESELAMATAN BOKOR TUREN

Aditya Putra, Putika and Adi, Santosa (2026) ANALISIS HAMBATAN DALAM TRANSISI REKAM MEDIS MANUAL KE REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT BALA KESELAMATAN BOKOR TUREN. Diploma thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI MALANG.

[thumbnail of jurnal Aditya Putra Putika.pdf] Text
jurnal Aditya Putra Putika.pdf - Published Version

Download (664kB)

Abstract

Peralihan dari rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan
bagian dari transformasi digital kesehatan yang wajib diterapkan oleh seluruh
fasilitas pelayanan kesehatan sesuai Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. Namun,
dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai hambatan yang dapat memengaruhi
keberhasilan implementasi RME. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hambatan yang terjadi dalam proses transisi rekam medis manual ke rekam medis
elektronik di Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen, khususnya dari aspek
infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia (SDM).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan observasi pada
Unit Rekam Medis Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen. Analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan infrastruktur teknologi meliputi
ketersediaan perangkat keras yang belum optimal, spesifikasi komputer yang masih
kurang memadai, serta jaringan internet dan LAN yang belum stabil sehingga
menghambat pelayanan. Selain itu, integrasi sistem RME dengan SIMRS dan unit
pelayanan lainnya belum berjalan secara optimal karena masih terjadi
keterlambatan sinkronisasi dan ketidaksesuaian data. Dari aspek sumber daya
manusia, jumlah petugas yang mengoperasikan sistem RME sebanyak 12 orang
dinilai belum sepenuhnya mencukupi untuk mendukung pelayanan secara optimal,
terutama pada proses validasi, koding, dan pelaporan. Meskipun sebagian besar
petugas memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dan telah mengikuti
pelatihan RME, masih terdapat kendala dalam menghadapi pembaruan sistem dan
permasalahan teknis sehingga diperlukan peningkatan kompetensi melalui
pelatihan berkelanjutan.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi RME di Rumah Sakit
Bala Keselamatan Bokor Turen telah berjalan, namun masih menghadapi hambatan
pada aspek infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia yang perlu
ditingkatkan agar penerapan RME dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Transisi Rekam Medis, Hambatan
Implementasi, Infrastruktur Teknologi, Sumber Daya Manusia

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Eko Nur Prasetya
Date Deposited: 04 Sep 2026 04:01
Last Modified: 04 Sep 2026 04:01
URI: http://repository.stia-malang.ac.id/id/eprint/199

Actions (login required)

View Item
View Item