Agata Lolo and Ali Hanafiah (2026) PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN RESILIENSI KERJA TERHADAP BURNOUT PADA KARYAWAN DI PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) KANTOR KAS PAKIS. Undergraduate thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI MALANG.
Full text not available from this repository.Abstract
Tingginya tuntutan pekerjaan pada sektor perbankan berpotensi meningkatkan
risiko terjadinya burnout pada karyawan. Kondisi tersebut ditandai dengan emosional,
kelelahan fisik, dan mental yang dapat berdampak pada menurunnya minat kerja maupun
kualitas pelayanan. Dalam konteks ini, motivasi kerja dan resiliensi kerja dipandang sebagai
faktor internal yang diduga mampu memengaruhi tingkat burnout. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap burnout, pengaruh resiliensi kerja
terhadap burnout, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan pada karyawan PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Kantor Kas Pakis. Kajian ini memakai pendekatan
kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam kajian terdiri atas 10 orang karyawan, yang
seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan
uji regresi linier berganda yang didukung oleh uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta
3 9 9
14
19
23
29
Page 6 of 17 - Integrity Submission Submission ID trn:oid:::1:3624194731
Page 6 of 17 - Integrity Submission Submission ID trn:oid:::1:36241947312
koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap burnout, ditunjukkan oleh nilai signifikansi
sebesar 0,643 (>0,05). Resiliensi kerja juga tidak terbukti berpengaruh secara signifikan
terhadap burnout, dengan nilai signifikansi sebesar 0,523 (>0,05). Pengujian secara simultan
memperlihatkan bahwa motivasi kerja dan resiliensi kerja tidak memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap burnout, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,803 (>0,05).
Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,061 mengindikasikan bahwa kedua
variabel independen hanya mampu menjelaskan 6,1% variasi burnout, sedangkan 93,9%
sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian, seperti beban kerja, stres kerja,
dukungan organisasi, kepemimpinan, konflik peran, dan work-life balance. Berdasarkan
temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja maupun resiliensi kerja belum
terbukti sebagai faktor yang berpengaruh signifikan terhadap burnout pada karyawan PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Kantor Kas Pakis. Oleh sebab itu, organisasi perlu
memberikan perhatian yang lebih besar terhadap faktor-faktor organisasi yang berpotensi
memicu tekanan kerja, disertai upaya berkelanjutan dalam memperkuat aspek psikologis
karyawan guna meminimalkan risiko burnout.
Kata Kunci: Motivasi Kerja, Resiliensi Kerja, Burnout
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Eko Nur Prasetya |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:30 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:36 |
| URI: | http://repository.stia-malang.ac.id/id/eprint/160 |

